Banjir pada Jagung

 

Banjir adalah tergenangnya areal pertanaman selama periode pertumbuhan tanaman dengan kedalaman dan jangka waktu tertentu sehingga berpotensi menurunkan produksi tanaman.

Luas surut adalah luas tanaman yang terkena banjir, pertumbuhannya kembali normal setelah dilakukan tindakan yang dinyatakan dalam hektar.

Luas areal waspada banjir adalah areal tanaman disekitar tanaman yang terkena banjir dan atau areal lain yang berpotensi terkena banjir dengan mempertimbangkan kondisi iklim, ketahanan varietas dan umur tanaman yang dinyatakan dalam hektar.

 

Gejala Kerusakan Akibat Banjir

Terkena :

 

 

 

 

 

 

Strategi Penanganan Banjir Jagung

 

Biopori

Lubang resapan biopori atau rumah cacing adalah lubang silindris yang dibuat secara vertical ke dalam tanah dengan diameter 10 s/d 30 cm dan kedalaman sekitar 80 s/d 100 cm atau tidak sampai melebihi kedalaman muka air tanah. Lubang diisi dengan sampah organik untuk memicu terbentuknya biopori yang merupakan pori-pori berbentuk lubang (terowongan kecil) yang dibuat oleh aktivitas fauna tanah atau akar tanaman, untuk menerima limpasan air hujan dan menyimpannya pada kedalaman yang lebih dalam.

Manfaat Biopori:

1. Mencegah banjir

Biopori merupakan cara yang efektif untuk menyerap kembali air hujan yang biasa menggenangi di daerah rawan banjir. Dengan meresapnya air hujan ke dalam tanah maka sejumlah volume air yang mampu diserap oleh sistem biopori akan disimpan sebagai cadangan air tanah di musim kemarau.

2. Tempat pembuangan sampah organik

Mengurangi permasalahan sampah yang menumpuk, dengan memisahkan sampah rumah tangga kita menjadi sampah organik dan non organik. Untuk sampah organik dapat kita buang dalam lubang biopori.

3. Memperbaiki struktur tanah

Memperbaiki struktur tanah dengan meningkatkan bahan organik yang dapat memperbaiki pori-pori tanah, sehingga apabila ada kelebihan air dapat langsung diserap oleh tanah.

4. Menyuburkan tanaman

Sampah organik yang masukkan ke lubang biopori merupakan makanan untuk organisme yang ada dalam tanah. Organisme tersebut dapat membuat sampah menjadi kompos yang merupakan pupuk bagi tanaman.

5. Meningkatkan kualitas air

Organisme dalam tanah mampu membuat sampah menjadi mineral-mineral yang dapat larut dalam air, sehingga air tanah menjadi berkualitas karena mengandung mineral.

 

Bahan dan alat :

 

Gambar . Pembuatan Biopori

 

Cara pembuatan lubang biopori:

© 2017 - Direktorat Perlindungan Tanaman Pangan - Direktorat Jenderal Tanaman Pangan
Jl. AUP Pasar Minggu Kotak Pos 7236/Jks PSM . Jakarta Selatan 12520 Phone: 021-7805652. Fax: 021-7805652
(Jam 09.00 s.d 15.00 WIB setiap hari kerja)