Penggulung Daun Kedelai

Penggulung daun Lamprosema indicata F.

Selain pada tanaman kedelai, penggulung daun juga menyerang kacang hijau, kacang tolo, kacang panjang, dan kacang tanah.

Ngengat berukuran kecil, berwarna kuning kecoklatan dengan tiga garis coklat kehitaman pada sayapnya.

Telur berwarna putih diletakkan secara berkelompok pada permukaan daun terutama pada daun yang belum membuka/daun muda.

Larva atau ulat berwarna kehijau-hijauan licin transparan dan mengkilap dengan kepala berwarna kekuning-kuningan. Ulat hidup di dalam gulungan daun yang direkatkan satu sama lain dengan zat perekat yang dikeluarkannya. Gerakan ulat sangat cepat.

Di dalam gulungan, ulat memakan daun sehingga tinggal tulang daun saja. Kepompong dibentuk dalam gulungan daun.

 

Gejala serangan

Penggulung daun merusak tanaman yang berumur 3-4 minggu setelah tanam, cara merusaknya adalah dengan menggulung dan merekatnakn daun-daun bagian atas sehingga mengurangi aktivitas fotosintesis. Apabila gulungan daun tersebut dibuka, maka terlihat ulat atau kotorannya. Pada serangan yang hebat seluruh daun akan menggulung dan dari jauh terlihat putih.

 

 

 

 

 

 

Larva penggulung daun Lamprosema indicata                            Gejala kerusakan daun

 

Ambang pengendalian

 

Pengendalian

© 2017 - Direktorat Perlindungan Tanaman Pangan - Direktorat Jenderal Tanaman Pangan
Jl. AUP Pasar Minggu Kotak Pos 7236/Jks PSM . Jakarta Selatan 12520 Phone: 021-7805652. Fax: 021-7805652
(Jam 09.00 s.d 15.00 WIB setiap hari kerja)