Fase Pratanam (preemtif)

1. Karakteristik agroekosistem

2. Pengelolaan agroekosistem

Perencanaan agroekosistem meliputi penetapan pola tanam, penentuan varietas, waktu sebar/tanam, pengelolaan air, penyediaan kebutuhan sarana yang meliputi jenis, sarana produksi, jumlah dan waktu penyediaannya. Hasil kegiatan ini diwujudkan dalam bentuk RDK/RDKK.

Pengolahan tanah merupakan tahapan penting dalam pengelolaan agroekosistem. Pengelolaan tanah yang baik dapat berfungsi menekan sumber infestasi hama dan inokulum patogen, serta optimalisasi pertumbuhan tanaman.

 

Pemupukan bertujuan menyediakan hara bagi tanaman sehingga tumbuh optimum dan mempunyai ketahanan terhadap OPT. Pemberian pupuk organik berfungsi untuk memperbaiki sifat kimia, fisik dan biologi tanah, serta penyedia unsur-unsur mikro. Bila diperlukan lakukan analisa tanah sebagai dasar tindakan perbaikan kesuburan fisik, kimia dan biologi tanah.

 

3.     Pengamatan, analisis agroekosistem dan pengambilan keputusan

Pengamatan

 

Analisis agroekosistem dan pengambilan keputusan

Fase Persemaian

1.    Karakteristik agroekosistem

Persemaian merupakan awal infestasi dari OPT dan musuh alami, sehingga persemaian yang sehat sangat penting untuk awal budidaya tanaman sehat dan mengembangkan populasi musuh alami lebih awal.

2.    Budidaya dan pengelolaan agroekosistem

Persemaian dapat disiapkan dalam bentuk bedengan maupun tempat yang terbatas (“besek”).

3.    Pengamatan, analisis agroekosistem, dan pengambilan keputusan

 

 

Fase Tanaman Muda (tanam - anakan maksimum)

1.     Karakteristik agroekosistem

Tanaman muda merupakan fase kritis bagi perkembangan OPT dan musuh alami. sehingga diperlukan kehati-hatian dalam pengelolaan tanaman.

2.     Budidaya dan pengelolaan agroekosistem

 

3.     Pengamatan, analisis agroekosistem, dan pengambilan keputusan

Pengamatan

 

 Analisis agroekosistem dan pengambilan keputusan

Apabila ditemukan populasi/serangan OPT diatas ambang kendali, segera lakukan analisis yang meliputi musuh alami, kesehatan tanaman, kondisi cuaca.

 

Fase Tanaman Tua (sejak primordia-berbunga)

1.    Karakteristik agroekosistem

2.    Budidaya dan pengelolaan agroekosistem

3.    Pengamatan, analisis agroekosistem, dan pengambilan keputusan

Pengamatan

Analisis agroekosistem dan pengambilan keputusan

 

Fase Pematangan Bulir (pengisian bulir - panen)

1.    Karakteristik agroekosistem

 

2.    Budidaya dan pengelolaan agroekosistem

3.    Pengamatan, analisis agroekosistem, dan pengambilan keputusan

 

Analisis agroekosistem dan pengambilan keputusan

 

© 2017 - Direktorat Perlindungan Tanaman Pangan - Direktorat Jenderal Tanaman Pangan
Jl. AUP Pasar Minggu Kotak Pos 7236/Jks PSM . Jakarta Selatan 12520 Phone: 021-7805652. Fax: 021-7805652
(Jam 09.00 s.d 15.00 WIB setiap hari kerja)