Ulat grayak merupakan hama tanaman padi yang cukup penting saat ini. Ulat grayak yang biasa menyerang tanaman padi berasal dari genus Mythimna dari Famili Noctuidae. Ulat menyerang sejak umur petanaman muda sampai panen. Ulat grayak memakan daun tanaman padi, pada serangan berat daun hanya tersisa tulang-tulang daunnya saja, pada tanaman stadia generatif ulat grayak dapat memotong tangkai malai padi sehingga menimbulkan kerusakan yang cukup tinggi.

  1. Gejala Serangan

                    

Sumber gambar: Cybex.pertanian.go.id

  1. Bioekologi

Telur ulat grayak awalnya berwarna putih, terus berkembang menjadi kekuningan dan coklat, yang diletakkan pada helaian atau pelepah daun ditutupi rambut-rambut warna terang. Larva berkembang dari instar 1 sampai 5, dan mulai memakan helaian daun padi muda sampai daun tinggal kerangkanya saja, kemudian kemudian memotong daun padi sehingga daun padi nampak berlubang-lubang. Pada serangan berat ulat grayak akan memakan dan memotong malai padi. Larva instar lanjut akan bergerak menuju pangkal batang tanam padi untuk menjadi pupa.

Ciri khusus ulat muda berwarna hijau terang sampai agak gelap dengan dua garis lateral yang sempit, sedang larva tua berwarna hijau tua sampai kelabu dengan dua garis lateral yang terlihat jelas. Ulat berada di pangkal batang tanaman padi dan berwarna cokelat gelap.

Ngengat berwarna coklat ditumbuhi bulu-bulu halus. Panjang tubuh 2-5 cm, dan panjang/rentanmg ngengat 2-5 cm.  Ulat grayak termasuk polifag, dengan makanan dari beberapa famili seperti Graminae, Cyperaceae, Leguminoceae, Amaranthaceae dll.

  1. Ambang Ekonomi

Ambang ekonomi untuk menentukan pengendalian ulat grayak berkisar pada populasi 10,83 ekor/rumpun

 

  1. Pengendalian

       Pengendalian yang efektif untuk ulat grayak adalah pengendalian secara preemtif, yaitu dengan memberdayakan musuh alaminya dan penggunaan varietas tahan. Musuh alami berupa predator, parasitoid dan patogen.  Pengendalian secara kuratif dapat dilakukan melalui :

         

            Contoh MA Ulat Grayak dari

Pengendalian secara Responsif: Pengendalian secara kimiawi menggunakan insektisida secara rasional dan selektif

© 2017 - Direktorat Perlindungan Tanaman Pangan - Direktorat Jenderal Tanaman Pangan
Jl. AUP Pasar Minggu Kotak Pos 7236/Jks PSM . Jakarta Selatan 12520 Phone: 021-7805652. Fax: 021-7805652
(Jam 09.00 s.d 15.00 WIB setiap hari kerja)